Cerita Pengalaman Daftar Kuliah Ph.D. Di NTHU Taiwan

Rekan-rekan pembaca yang berbahagia, karena ada beberapa yang penasaran dengan bagaimana cerita saya akhirnya bisa diterima kuliah di NTHU, maka pada tulisan ini akan saya ceritakan secara singkat, padat dan mudah-mudahan jelas :-).

Mengenai alasan mengapa saya ambil kuliah di Asia, di Taiwan, dan di NTHU, pernah saya bahas pada postingan sebelumnya yang dapat teman-teman baca di sini. Kali ini saya mau fokus ke tahapan pendaftaran ke kampusnya saja biar lebih spesifik pembahasannya, semoga bermanfaat.

Jadi, secara umum saya akan jelaskan dari tahap penyiapan berkas, unggah berkas, pengumuman hasil, dan registrasi ulang setelah dinyatakan lulus. Karena mengenai teknis keberangkatan studi sudah saya bahas juga pada postingan sebelumnya yang sudah saya share di dinding laman FB saya yang bisa teman-teman lihat di sini dan di sini, sudah pernah baca belum?

A. Penyiapan Berkas pendaftaran
Mengenai berkas pendaftaran yang harus disiapkan dapat dibaca secara rinci pada panduan pendaftaran mahasiswa baru asing yang dapat diakses melalui link ini. Disana tertera beberapa pilihan informasi meliputi point-point penting berikut.

Tampilan website pendaftarannya seperti ini.

Gambar 1. Tangkatan layar website admission NTHU
Sumber: http://oga.nthu.edu.tw/intl-students-admission/lang/en

Biasanya NTHU dalam setiap tahun membuat dua kali pendaftaran yakni untuk Spring dan Fall. Spring itu kuliahnya mulai Februari, sedangkan Fall sama sepertinya di Indonesia mulai September, tepatnya kisaran 13 September masuk kelasnya. Tentu mahasiswa sudah harus di lokasi sebelum itu untuk kebetukan cek fisik dan lain-lain termasuk jika harus karantina mandiri maka harus sudah tiba 3-4 minggu sebelum perkuliahan di mulai.

Lalu apa aja berkas yang harus dipersiapkan? berdasarkan pengalaman saya, setidaknya ada 13 berkas yang harus disiapkan bisa dilihat pada gambar berikut.

Gambar 2. Tangkapan layar berkas pendaftaran jenjang PhD
Sumber: Screen shoot layan laptop pribadi

Jadi secara teknis, proses pendaftaranya semua dilakukan secara online, dengan cara mendaftarkan di menu Apply Now, nanti kita akan diminta mengisi program yang mau diambil, apakah sarjana, master, maupun doktor, departement atau institute yang mau dipilih, data diri, foto, data orang tua, riwayat pendidikan dari SMA-pendidikan terakhir, termasuk nama lembaga pendidikan, tahun lulus, nilai akhir, dan lain-lain.

Setelah semua informasi kita unggah, nanti kita akan mengunduh tagihan biaya pendaftaran yang nonimalnya USD 80 kalau tidak salah, pokoknya kalau dirupiahkan kita harus bayar sekitar 1,2 jutaan ditambah biaya administrasi pembayaran. Proses pembayaran dapat dilakukan melalui pengiriman internasional yang disediakan bank, maupun melalui kartu credit, kalau punya kartu credit saya sarankan menggunakan itu, agar biaya administrasinya tidak terlalu besar. Pengalaman saya waktu bayar lumayan besar.

Invoice bukti pembayaran dari bank atau yang diterima via email setelah diverifikasi ketika menggunakan kartu credit, maka harus kita download, atau di foto untuk diunggah di tahap berikutnya. Proses penggunggahan bersamaan dengan beberapa dokumen lain yang saya perlihatkan pada gambar 2. Intinya tahap 1 mengisi data, lalu bayar, lalu unggah berkas-berkas yang diminta.

B. Unggah Berkas Pendaftaran

Proses menggungah berkas dilakukan pada tahap akhir dari proses pendaftaran online, tampilannya seperti pada gambar 3. Intinya proses pengunggahan dibatasi ketentuan ukuran file, sehingga jika file yang kita unggah di atas batas maksimum, kita harus mengubah ukurannya.

Gambar 3. Tampilan unggah berkas pendaftaran
Sumber: http://oga.nthu.edu.tw/intl-students-admission/lang/en

Biar lebih jelas rincian dokumen yang kita unggah antara lain:
1. Bukti pembayaran biaya pendaftaran
2. Scan ijazah pendidikan terakhir
3. Scan transkrip pendidikan terakhir
4. Surat pernyataan penanggung biaya studi, bisa diisi oleh orang tua, kerabat, atau lembaga yang akan membiayai semua kebutuhan studi jika nanti lolos, saya sendiri menggunakan surat yang disediakan oleh kepegawaian UM yang di tandatangani langsung ooleh rektor. Dokumen ini disediakan formnya oleh NTHu, kita tinggi download, isi dan tandatangani kemudian scan dan unggah nanti hasilnya.
5. Bukti sertifikat kesediaan membayar semua kebutuhan studi, dokumen ini yang dibuat oleh pihak UM, jadi semacam surat resmi dari UM bahwa UM bersedia membiayai semua kebutuhan studi selama 3 tahun (jika tidak dapat beasiswa lain), namun faktanya alhamdulillah dapat beasiswa dari NTHU dan dukungan dana kekurangannya dari UM)
6. Form deklarasi yang sudah disediakan formnya, tinggal kita tandatangani, isinya tentang kesanggupan kita menatati peraturan yang berlaku di negara Taiwan. Saya menduga sepertinya untuk form ini semua kampus sama, karena formnya distandarisasi oleh kementerian pendidikan.
7. Scan passport (ini wajib, sehingga sebelum mendaftar sebaiknya sudah memiliki passport dulu). Daftar saja ke Imigrasi terdekat, biayanya sekitar 500 rebuan 4 hari sudah selesai. Membuat passport tidak harus di kota asal sesuai KTP, saya sendiri membuatnya di Malang, padahal KTP saya masih Garut.
8. LoA conditional dari calon supervisor ini khusus untuk jenjang S3, setahu saya dokumen ini tidak wajib, beberapa kawan saya belum memiliki supervisor sebelum berangkat, kalau saya sendiri justru mulainya dari melamar dulu calon supervisornya, baru setelah itu mendaftar secara resmi di kampusnya.
9. Aplikasi online yang kita donwload dari websitenya, dan kita tandatangani serta unggah lagi, form ini harus ditempeli passphoto ukuran 4×6.
10. Pernyataan tujuan studi, mengapa studi, mengapa NTHU, mengapa departement A, B, C, dan bisa juga mengapa Taiwan, ini ada batasan halamanya. Maksimal 2 halaman.
11. Sertifikat kemampuan bahasa, baik bahasa Mandarin maupun bahasa Inggris. Bisa menggunakan sertifikat TOEFL ITP, IBT, TOEIC, maupun IELTS yang penting masih berlaku. Mengenai syarat skor minimalnya ini sangat tergantung pada ketentuan departmentnya, ada yang menyatakan syarat minimal ada yang tidak, jadi perlu cermat ketika membaca panduan pendaftaran. Menurut saya pribadi khsusus untuk bagian ini, beberapa program studi tidak terlalu kaku, yang penting tidak parah-parah banget. karen bahasa Inggris orang Tiawan juga sama-sama terbatas seperti orang Indonesia. Hal itu karena bukan bahasa sehari-hari mereka.
12. Rencana studi dan proposal riset. Antara 3-5 halaman, untuk dokumen ini tidak ada format khusus, walaupun beberapa prodi menyedikan, intinya kita diminta menjelaskan latar belakang, kajian teori, metode penelitian, dan rencana penyelesaiannya, tahun pertama mau melakukan apa saja, tahun kedua apa saja, tahun ketiga apa saja. Sepertinya ini syarat khusus untuk calon mahasiswa program doktor, karena untuk master dan sarjana tidak ada syarat proposal riset.
13. Dokumen pendukung tambahan bisa berupa file tesis jenjang master maupun pengalaman publikasi karya ilmiah, saya sendiri menggunakan dokumen publikasi dalam 2 tahun terakhir yang paling terkait denagn topik rencana riset saya dan publikasi yang berbahasa Inggris.

Setelah semua dokumen kita unggah, dan dipastikan semua sudah terunggah, maka sebelum deadline waktu pendaftaran pastikan kita klik submit, untuk membuktikan bahwa kita benar-benar mendaftar, setelah itu akan ada notif ke email bahwa berkas kita sudah masuk dan kita diminta untuk menunggu hasilnya. Biasanya kita menunggu antara 2 sampai 4 minggu dari batas akhir penggungahan berkas.

C. Pengumuman Hasil

Setelah kita berhasil menggunggah semua berkas yang disyarakat, saatnya kita berdo’a minta yang terbaik, karena yang terbaik bisa saja kita tidak masuk, namun nanti akan masuk di kampus lain yang lebih tepat, pokoknya minta yang terbaik dan paling barokah. Prose spengumuman kelulusan biasanya diumumkan secara terbuka pada laman office global affair seperti ini. Kita tinggal scroll untuk menemukan nama kita. Jika ada berarti masuk.

Biasanya jika sudah terdaftar pada list tersebut, maka ketika kita login ke akun kita, maka kita akan melihat perubahan status pendaftaran kita “admitted” artinya status pendaftaran kita sudah diakui dan dinyatakan lolos. Namun ini bukan tahap akhir, karena masih ada tahap lain yang harus kita lewati agar kita benar-benar resmi menjadi mahasiswa baru di NTHU.

D. Registrasi ulang

Setelah kita dinyatakan lolos pendaftaran, maka tahapan berikutnya ada lah registrasi ulang dengan prosedur yang cukup rumit, panjang dan menyita waktu, tenaga dan pikiran. Ada banyak hal yang harus kita isi. Semuanya sudah tersedia pada sistem. Kita tinggal registrasi, login dan mengisi semuanya. Di sistem itu kita akan mengisi skitar 8 kuesioner mulai dair data pribadi, data keluarga, pendidikan, kesehatan fisik dan mental, serta kuesioner lainnya.

Setelah proses itu kita lakukan, pihak kampus masih meminta kita untuk menyerahkan copy ijazah dan transkrip pendidikan terakhir yang harus di legalisir oleh TETO, pembahasan tentang itu bisa baca artikel orang lain karena prosesnya standar. Hampir semua perguruant inggi di Taiwan mewajibkan itu, namun ada yang mewajibkan sejak tahap pendaftaran, ada juga yang baru mewajibkan ketiak sudah dinyatakan lulus pendaftaran.

Setelah kita mengisi semua berkas registrasi ulang, jangan lupa download tagihan SPP, tagihan asrama, tagihan credit fee (biaya sks), ini bedanya dengan di Indonesia, diman SPP sudah mengcover semuanya, sedangkan di Taiwan terpisah sendiri, ada SPP, ada credit fee, sehingga uang semesteran kita bergantung pada jumlah credit fee yang kita ambil. Biaya credit fee masing-masing departmen tidak sama.

Setelah kita sampai di Taiwan kita pun harus melakukan medical check up di bagian, mengurus ARC, dan setelah itu baru ktia mendapatkan kartu mahasiswa sebagai penanda resminya kita menjadi mahasiswa. Setelah memiliki kartu mahasiswa kita bisa membuka rekening tabungan, mendaftar di perpustakaan, dan menggunakannya untuk masuk ke semua gedung dan fasilitas di NTHU.

Selamat mencoba semoga berhasil.


Nb: Mahasiswa Indonesia jenjang pascasarjana di NTHU jumlahnya tidak banyak sepertinya kurang dari 30an, berbeda dengan beberapa kampus lain. Namun di NTHU kita bisa bertemu dengan banyak mahasiswa dari Eropa, Afrika, dan Amerika, sehingga kenalan kita tidak hanya orang-orang Asia. Mungkin itu pula yang menjadikan NTHU sebagai kampus terbaik nomor 2 di Taiwan dan menempati rangking 168 dunia versi QS World University rangking.

One Reply to “Cerita Pengalaman Daftar Kuliah Ph.D. Di NTHU Taiwan”

Comments are closed.